Selasa, 26 Juni 2012

Progam Cash Back Kartu Kredit

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar judul diatas? Tentunya anda senang bukan? Ya, cash back tentunya akan membuat anda sedikit gembira. Cash back adalah pengembalian uang dari pihak kartu kredit kepada penggunanya. Namun apakah hal tersebut membuat pihak bank rugi? Tentunya tidak. Dari setiap transaksi dengan kartu kredit yang kita lakukan pihak bank mendapatkan keuntungan, anggap saja pihak bank mendapatkan keuntungan dari kita sebesar 100% maka umumnya pihak bank memberikan cash back sebesar 25%, dan mereka masih mendapatkan keuntungan sebesar 75%.

Tetapi setiap bank memiliki kebijakan tersendiri dalam memberikan cash back, bank juga memberikan batas maksimum dalam pemberian cash back selama satu bulan. Terkadang pihak bank juga tidak memberikan cash back dalam bentuk pengkreditan saldo, namun ada juga dalam bentuk poin, dalam bentuk penukaran iuran tahunan dan sebagainya. Kelihatan biasa memang, tetapi alangkah baiknya jika anda ambil sehingga lebih menghemat pegeluaran anda.

Dengan adanya cash back, setidaknya keuangan anda akan terbantu, walaupun dapat cashback seminimal mungkin.

Persaingan pasar bank semakin ketat, banyak bank penerbit kartu kredit yang memberikan fitur cash back yang tinggi. Anda sebagai pengguna tentunya mencari kartu kredit dengan cash back yang menarik, semakin tinggi cash back yang diberikan oleh kartu kredit tersebut maka semakin bagus pula kartu kredit tersebut.

Anda sebagai pelaku utama bisnis kartu kredit harus jeli memilih kartu kredit yang memberikan penawaran yang terbaik, termasuk pemberian cash back ini.

Kamis, 21 Juni 2012

Alasan Gesek Tunai Dengan Kartu Kredit

Belakangan ini kartu kredit semakin menjadi trend di kalangan setiap orang, kemudahan dalam bertransaksi membuat kartu kredit semakin populer dari pada uang cash atau uang tunai. Namun kini banyak orang menggunakan kartu kredit untuk mengambil uang tunai (gesek tunai atau biasa dikenal dengan "gestun"). Apakah Anda tahu beberapa alasan banyak orang memakai kartu kredit mereka untuk gestun? berikut alasan-alasan tersebut akan diulas secara singkat.
  1. Butuh uang cash mendadak, alasan ini adalah alasan yang paling kuat dan bijak untuk mengambil uang tunai dengan kartu kredit, kenapa demikian? karena kapanpun Anda bisa mengambil dana dengan kartu kredit yang Anda punya, Anda juga tidak perlu menunggu proses yang lama untuk ini. Kebutuhan mendadak tersebut seperti biaya kecelakaan, atau rumah sakit.
  2. Mengambil uang cash lewat ATM dikenakan biaya yang lebih tinggi, biasanya dikenakan biaya 5% dari dana yang diambil atau minimum Rp. 50.000 tergantung mana yang lebih besar. Sedangkan di merchant, tarik cash hanya cukup dikenakan 2,5 sampai 3 % saja. Tentunya Anda lebih memilih yang lebih ringan bukan?
  3. Merchant tidak menerima kartu kredit, terkadang ada merchant yang tidak menerima kartu kredit untuk transaksi pembelian pengguna, sehingga pengguna tersebut langsung gesek tunai untuk memperoleh dana transaksi.
  4. Bunga tarik cash ATM lebih tinggi, sudah biayanya tinggi ditambah adanya bunga pula, hal ini membuat sebagian besar orang lebih memilih gestun daripada mengambil dana lewat ATM. Pada merchant selain biaya tidak tinggi karena juga transaksi tersebut dianggap pembelian, jika kita langsung membayar secara lunas tidak akan dikenakan bunga untuk tagihan.
  5. Ada batasan pengambilan dana cash lewat ATM, jika kartu kredit Anda limitnya 50 juta, pasti tidak mungkin jika Anda mengambil dana 50 juta lewat ATM. Jika kepepet pun Anda harus mengambil sedikit demi sedikit hingga nilainya 50 juta, namun hal tersebut akan menambah bunga Anda semakin besar. Dengan demikian mending lansung gestun lewat merchant, Anda akan langsung mendapatkan 50 juta, hal itu bisa dilakukan karena biaya tersebut dianggap transaksi pembelian.
  6. Banyak tersebar merchant gestun diberbagai lokasi, hal ini tentunya banyak orang yang lebih memilih fasilitas ini daripada lewat ATM.
  7. Untuk menghindari tindak kriminal, jika Anda mengambil uang melalui ATM tentunya akan menjadi resiko Anda dari incaran perampok, karena biasanya para perampok lebih terfokus pada wilayah ATM. Dengan gestun, anda tinggal mendatangi toko lalu gestun dan memindahkan dana tersebut ke rekening kita. Aman dan mudah bukan?
Sudah ada gambaran mana yang lebih menguntungkan? gestun atau lewat ATM? Pasti kebanyakan Anda lebih memilih gestun. Selain biaya dan bunga lebih ringan, kenyamanan dan amanya dari incaran tindak kriminal adalah pertimbangan utama. Silakan ber-"gestun" sesuka Anda, asalkan Anda bisa mengontrolnya secara bijak.

Senin, 18 Juni 2012

Jangan asal gesek kartu kredit, berbahaya!!!!!


Kartu kredit ibarat pisau bermata dua yang ditajam. Disatu sisi uang plastik ini memeng sangat memudahkan anda dalam bertransaksi, anda cukup gesek sana, gesek sini, barang yang anda inginkan bisa terbeli. Akan tetapi, jika tidak kita gunakan dengan benar, maka siap-siaplah jika anda terkena getahnya. Pertama mungkin anda akan kaget lihat tagihan yang membengkak, esulitan bayar, dan akhirnya harus berhadapan dengan debt collector yang berwajah garang. Lalu, bagaimana triknya supaya kita jangan asal gesek kartu kredit.

Jangan menggunakan kartu anda untuk sesuatu yang konsumtif. Kebanyakan dari nasabah terjerat hutang kartu kredit karena tergiur akan promo diskon untuk barang-barang yang sebenarnya tidak perlu. Gunakan kartu kredit hanya untuk keperluan yang benar-benar darurat. Jadi, jika anda hendak belanja, sebaiknya pake uang tunai saja.



Jangan asal gesek kartu kredit di tempat-tempat yang tidak mensupport kartu kredit anda. Sebab, jika anda paksakan, anda akan kena charge yang lebih besar. Jadi, telitilah sebelum anda bertransaksi.

Jangan sekali-kali menggunakan kartu kredit anda untuk tarik tunai, kecuali anda benar-benar dalam keadaan darurat. Tarik tunai dengan kartu kredit memang sama mudahnya dengan ATM tapi bunga yang dikenakan jauh lebih tinggi disbanding unga retail.

Nah, itu tadi beberapa langkah agar anda berhati-hati dalam menggunakan kartu kredit. Penggunaan yang bijak akan membuat anda merasakan begitu besar manfaat kartu plastik ini buat anda. Jadi, waspadalah, jangan asal gesek kartu kredit.

Rabu, 06 Juni 2012

Manakah yang lebih baik, kartu kredit atau KTA?


Ketika anda bertanya tentang manakah yang terbaik antara kartu kredit atau KTA (Kredit Tanpa Agunan), maka jawabannya bisa relatif. Semua tergantung dari sudut pandang mana anda melihat keduanya. Seorang pakar kartu kredit, Roy Shakti, dalam bukunya yang berjudul “Credit Card Revolution” berusaha menjelaskan kapan saat terbaik menggunakan kartu kredit atau KTA.



Kartu kredit sesuai bagi mereka yang ingin memulai bisnis. Hal ini dikarenakan kartu kredit bersifat efisien dan fleksibel. Dalam berbisnis, menurut Roy Shakti kita hanya perlu untuk menngunakan uang seperlunya saja. Dan kartu kredit mampu mengakomodasi hal tersebut. Selain itu anda bisa menyesuaikan cicilan tagihan anda berdasarkan kemampuan, misal: minimal payment atau full payment.

Sedangkan KTA lebih baik bagi mereka yang ingin mengembangkan usahanya. Ketika bisnis anda sudah stabil, anda tentu menambah pemasukan dengan memperluas jaringan usaha anda. Nah, dengan KTa anda bisa mengakomodir proses ini. Masalh besaran bunga yang harus dibayar secara tetap, bukanlah menjadi masalah asalkan anda tetap bisa menjaga cash flow anda.

Nah, itu tadi perbedaan antara kartu kredit dan KTA. Jika and ingin mengetahui lebih dalam tentang hal ini, sebaiknya anda bisa membeli secara langsung buku “CreditCard Revolution” karangan Roy Shakti. Anda bisa membelinya di Gramedia atau hubungi 0857 3366 7788.