Rabu, 18 Juli 2012

Aturan baru BI ancam keberadaan bisnis gesek tunai kartu kredit


Kartu kredit yang pertama kali dikeluarkan di Indonesia pada era 80-an telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya pengguna serta bisnis-bisnis yang bergerak di bidang kartu plastik ini. Salah satu bisnis kartu kredit yang sangat digemari adalah gesek tunai kartu kredit. Akan tetapi, seiring keluarnya peraturan baru dari Bank Indonesia (BI), maka bisnis ini pun terancam keberadaannya. Lho, kok bisa?

Jasa gesek tunai kartu kredit selama ini dianggap ilegal karena dianggap merugikan pihak penerbit kartu kredit. Hal ini dikarenakan mereka mengambil spread (selisih) dari bunga yang dikenakan oleh pihak bank terhadap nasabah yang bermasalah. Meskipun ilegal, jasa ini dianggap sangat membantu nasabah yang sedang terlilit hutang kartu kredit. Nasabah butuh seseorang atau pihak yang bisa menyelamatkan mereka dari jeratan bunga berbunga yang semakin lama bisa menenggelamkan mereka dalam lautan hutang jika tidak segera dilunasi. Dengan banyaknya permintaan pasar, atau dengan kata lain nasabah yang terlibat dengan masalah kartu kredit, maka tidak mengherankan jika bisnis ini semakin berkembang tahun ke tahun.



Akan tetapi, mulai tahun depan, pelaku bisnis gesek tunai kartu kredit harus bersiap-siap jika era mereka bakal segera berakhir. Hal ini dikarenakan karena Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan peraturan yang melarang pihak bank penerbit kartu plastik menerapkan sistem bunga berbunga serta sekaligus membatasi suku bunga kartu kredit maksimal 3%. Tentunya, jika hal ini benar-benar dijalankan, akan sedikit nasabah yang mengalami masalah dengan hutang kartu kredit. Maka, secara otomatis, bisnis gesek tunai kartu kredit akan kehilangan pemasukan.

Meski bisnis gesek tunai kartu kredit terancam eksistensinya oleh keluarnya aturan baru BI, hal tersebut tidak akan sepenuhnya mematikan bisnis ini. Hal ini dikarenakan bakal masih ada pemegang kartu kredit yang pengen menyelesaikan masalah tagihannya untuk mempertahankan kredit skor mereka meskipun dana yang dimiliki tidak cukup. Akhirnya, mereka pun bakal lari ke penyedia jasa gesek tunai kartu kredit. So, bagaimana tanggapan anda tentang bisnis ini? Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi nasabah kartu kredit.

Senin, 09 Juli 2012

Memlih Kartu Kredit Yang Tepat


Kini penggunaan kartu kredit semakin menjadi trend di kalangan masyarakat, cara untuk mendapatkanya pun juga semakn mudah, sehingga membuat kartu plastik ini semakin mengeser kedudukan uang sebagai alat trasaksi utama. Ya. Kartu ini memang menawarkan beragam faslitas dan kemudahan yang di berikan, namun jika Anda tidak jeli dalam memilih katu ini, maka bersiaplah ada unuk sedikit “kesusahan”. Untuk itu, silakan peratikan hal hal berikut:
Kenali dan pahami kartu yang akan Anda pilih, periksa bagaimana kredibilitas kerjanya, stAndarisasi dan profesionalismenya. Tentunya Anda lebih memilih bank penerbit kartu kredit yang lebih berpengalaman bukan? Karena mereka biasanya lebih menjamin dan tentu baik kuaitasnya

Pilih katu kredit dengan suku bunga terendah, hal ini penting tentunya jika ada suka menunda nunda pembayaran tagihan Anda, tak hanya itu, setiap transaksi yang dikenaka beban bunga pun juga akan meminimalsir pengeluran Anda.

Pilihlah kartu kredit dengan jaringan penerimaan otorisasi dimanapun di dunia, terutama bgi Anda yang suka travel, setidaknya kartu kredit tersebut banyak digunakan di Negara Anda sendiri. Se bisa mungkin carilah kartu kredit yang bekerja sama dengan lembaa kartu kredit yang mencakup dunia, seperti Visa dan Mastercard.

Pilihlah bank yang mempunyai fasilitas lengkap dan layanan pembayaran 24 jam. Utamakan yang bisa melayani pengaduan, pertanyaan dan keluhan dengan baik. Agar Anda bisa bertransaksi kapanpun Anda inginkan, dan dimaapun ada bisa. Pilihlah bank yang juga mempunyai banyak caang da perwakilan di daerah daerah.

Untuk keamanan, pilihlah kartu kredit yang menggunakan teknologi chip, photocard dan digital signature, karena kini tidak kejahatan kartu kredit semakin caggih dan merajaleladikalangan masyarakat umum. hal ini tetunya akan menjaga privasi dan keuangan Anda.

Cari tahu biaya biaya yang dikenakan pada setiap transaksi menggunkan kartu kredit tersebut, kenali biaya biaya “siluman” yang biasanya terselipa atau tidak transparan. Jangan sampai Anda kaget dengan tagihan biaya yang harus Anda tanggung.

Demikian, dengan hal tersebut ada bisa memilih kartu kredit mana yang baik dan mana yang tepat utuk Anda gunakan selanjutnya, keali terlebih dahulu seluk beluk yag berkaitan dengan kartu kredit. Sehingga Anda dapat mengendalika kartu kredit, bukan Anda yang di kendalikan oleh kartu kredit.

Senin, 02 Juli 2012

Credit Shield Kartu kredit



Terjamin, tentunya anda ingin hidup anda terjamin bukan? Setiap orang pasti tidak akan tahu apa yang akan terjadi dan menimpa dirinya. Tak terkecuali dengan penggunaan kartu kredit. Ya, credit shield adalah suatu asuransi yang di berikan pada pemegang kartu kredit jika sewaktu waktu sang pemegang tersebut mengalami musibah atau kecelakaan sehingga menyebabkan dia tidak dapat berkerja atau beraktivitas lagi. Perusaahaan asuransi akan memberikan kebebasan untuk tidak melunasi tagihan yang belum terselesaikan, sehingga oleh bank tagihan dianggap lunas dan keluarganya tidak akan diminta untuk membayar lagi.

Usahakan jika setiap anda mengajukan formulir untuk permohonan kartu kredit baru, centanglah credit shield ini, hal ini untuk jaga jaga jika sewaktu waktu terjadi apa apa pada anda tidak akan khawatir lagi. Namun jika anda dulu tidak mencentangnya jangan khawatir, anda bias menghubungi operator atau call center bank penerbit anda untuk meminta  layanan ini. Dengan memilih layanan ini, secara otomatis anda akan dikenakan premi asuransi credit shield sekian persen dari saldo tagihan terhutang. Jadi jika anda selalu melunasi tagihan anda, anda tidak akan dikenakan premi ini, walaupun anda sudah terlindungi oleh credit shield.

Besarnya nilai pertanggungan credit shield berbeda beda setiap bank-nya, karena setiap bank juga bekerja sama dengan pihak asuransi yang berbeda pula. Jika anda akan memilih credit shield, pertimbangkan satu bank penerbit dengan bank penerbit lainya. Cermati perusahaan asuransi yang diajak bekerja sama, sebaik mungkin pilihlah perusahaan asuransi yang benar benar bertanggung jawab dan bonafit.

Kunci penting jika anda ingin memaksimalkan dan mendapatkan layanan ini dengan mudah dan murah, yang pertama saat anda mengajukan form permohonan kartu kredit, centanglah l;ayanan credit shield, sehingga pada nantinya nanti anda tidak akan repot repot mengurus lagi. Yang kedua bayarlah dengan lunas tagihan anda setiap bulanya, sehingga anda tidak membayar premi dari dana pertanggungan credit shield ini.

Selasa, 26 Juni 2012

Progam Cash Back Kartu Kredit

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar judul diatas? Tentunya anda senang bukan? Ya, cash back tentunya akan membuat anda sedikit gembira. Cash back adalah pengembalian uang dari pihak kartu kredit kepada penggunanya. Namun apakah hal tersebut membuat pihak bank rugi? Tentunya tidak. Dari setiap transaksi dengan kartu kredit yang kita lakukan pihak bank mendapatkan keuntungan, anggap saja pihak bank mendapatkan keuntungan dari kita sebesar 100% maka umumnya pihak bank memberikan cash back sebesar 25%, dan mereka masih mendapatkan keuntungan sebesar 75%.

Tetapi setiap bank memiliki kebijakan tersendiri dalam memberikan cash back, bank juga memberikan batas maksimum dalam pemberian cash back selama satu bulan. Terkadang pihak bank juga tidak memberikan cash back dalam bentuk pengkreditan saldo, namun ada juga dalam bentuk poin, dalam bentuk penukaran iuran tahunan dan sebagainya. Kelihatan biasa memang, tetapi alangkah baiknya jika anda ambil sehingga lebih menghemat pegeluaran anda.

Dengan adanya cash back, setidaknya keuangan anda akan terbantu, walaupun dapat cashback seminimal mungkin.

Persaingan pasar bank semakin ketat, banyak bank penerbit kartu kredit yang memberikan fitur cash back yang tinggi. Anda sebagai pengguna tentunya mencari kartu kredit dengan cash back yang menarik, semakin tinggi cash back yang diberikan oleh kartu kredit tersebut maka semakin bagus pula kartu kredit tersebut.

Anda sebagai pelaku utama bisnis kartu kredit harus jeli memilih kartu kredit yang memberikan penawaran yang terbaik, termasuk pemberian cash back ini.

Kamis, 21 Juni 2012

Alasan Gesek Tunai Dengan Kartu Kredit

Belakangan ini kartu kredit semakin menjadi trend di kalangan setiap orang, kemudahan dalam bertransaksi membuat kartu kredit semakin populer dari pada uang cash atau uang tunai. Namun kini banyak orang menggunakan kartu kredit untuk mengambil uang tunai (gesek tunai atau biasa dikenal dengan "gestun"). Apakah Anda tahu beberapa alasan banyak orang memakai kartu kredit mereka untuk gestun? berikut alasan-alasan tersebut akan diulas secara singkat.
  1. Butuh uang cash mendadak, alasan ini adalah alasan yang paling kuat dan bijak untuk mengambil uang tunai dengan kartu kredit, kenapa demikian? karena kapanpun Anda bisa mengambil dana dengan kartu kredit yang Anda punya, Anda juga tidak perlu menunggu proses yang lama untuk ini. Kebutuhan mendadak tersebut seperti biaya kecelakaan, atau rumah sakit.
  2. Mengambil uang cash lewat ATM dikenakan biaya yang lebih tinggi, biasanya dikenakan biaya 5% dari dana yang diambil atau minimum Rp. 50.000 tergantung mana yang lebih besar. Sedangkan di merchant, tarik cash hanya cukup dikenakan 2,5 sampai 3 % saja. Tentunya Anda lebih memilih yang lebih ringan bukan?
  3. Merchant tidak menerima kartu kredit, terkadang ada merchant yang tidak menerima kartu kredit untuk transaksi pembelian pengguna, sehingga pengguna tersebut langsung gesek tunai untuk memperoleh dana transaksi.
  4. Bunga tarik cash ATM lebih tinggi, sudah biayanya tinggi ditambah adanya bunga pula, hal ini membuat sebagian besar orang lebih memilih gestun daripada mengambil dana lewat ATM. Pada merchant selain biaya tidak tinggi karena juga transaksi tersebut dianggap pembelian, jika kita langsung membayar secara lunas tidak akan dikenakan bunga untuk tagihan.
  5. Ada batasan pengambilan dana cash lewat ATM, jika kartu kredit Anda limitnya 50 juta, pasti tidak mungkin jika Anda mengambil dana 50 juta lewat ATM. Jika kepepet pun Anda harus mengambil sedikit demi sedikit hingga nilainya 50 juta, namun hal tersebut akan menambah bunga Anda semakin besar. Dengan demikian mending lansung gestun lewat merchant, Anda akan langsung mendapatkan 50 juta, hal itu bisa dilakukan karena biaya tersebut dianggap transaksi pembelian.
  6. Banyak tersebar merchant gestun diberbagai lokasi, hal ini tentunya banyak orang yang lebih memilih fasilitas ini daripada lewat ATM.
  7. Untuk menghindari tindak kriminal, jika Anda mengambil uang melalui ATM tentunya akan menjadi resiko Anda dari incaran perampok, karena biasanya para perampok lebih terfokus pada wilayah ATM. Dengan gestun, anda tinggal mendatangi toko lalu gestun dan memindahkan dana tersebut ke rekening kita. Aman dan mudah bukan?
Sudah ada gambaran mana yang lebih menguntungkan? gestun atau lewat ATM? Pasti kebanyakan Anda lebih memilih gestun. Selain biaya dan bunga lebih ringan, kenyamanan dan amanya dari incaran tindak kriminal adalah pertimbangan utama. Silakan ber-"gestun" sesuka Anda, asalkan Anda bisa mengontrolnya secara bijak.

Senin, 18 Juni 2012

Jangan asal gesek kartu kredit, berbahaya!!!!!


Kartu kredit ibarat pisau bermata dua yang ditajam. Disatu sisi uang plastik ini memeng sangat memudahkan anda dalam bertransaksi, anda cukup gesek sana, gesek sini, barang yang anda inginkan bisa terbeli. Akan tetapi, jika tidak kita gunakan dengan benar, maka siap-siaplah jika anda terkena getahnya. Pertama mungkin anda akan kaget lihat tagihan yang membengkak, esulitan bayar, dan akhirnya harus berhadapan dengan debt collector yang berwajah garang. Lalu, bagaimana triknya supaya kita jangan asal gesek kartu kredit.

Jangan menggunakan kartu anda untuk sesuatu yang konsumtif. Kebanyakan dari nasabah terjerat hutang kartu kredit karena tergiur akan promo diskon untuk barang-barang yang sebenarnya tidak perlu. Gunakan kartu kredit hanya untuk keperluan yang benar-benar darurat. Jadi, jika anda hendak belanja, sebaiknya pake uang tunai saja.



Jangan asal gesek kartu kredit di tempat-tempat yang tidak mensupport kartu kredit anda. Sebab, jika anda paksakan, anda akan kena charge yang lebih besar. Jadi, telitilah sebelum anda bertransaksi.

Jangan sekali-kali menggunakan kartu kredit anda untuk tarik tunai, kecuali anda benar-benar dalam keadaan darurat. Tarik tunai dengan kartu kredit memang sama mudahnya dengan ATM tapi bunga yang dikenakan jauh lebih tinggi disbanding unga retail.

Nah, itu tadi beberapa langkah agar anda berhati-hati dalam menggunakan kartu kredit. Penggunaan yang bijak akan membuat anda merasakan begitu besar manfaat kartu plastik ini buat anda. Jadi, waspadalah, jangan asal gesek kartu kredit.

Rabu, 06 Juni 2012

Manakah yang lebih baik, kartu kredit atau KTA?


Ketika anda bertanya tentang manakah yang terbaik antara kartu kredit atau KTA (Kredit Tanpa Agunan), maka jawabannya bisa relatif. Semua tergantung dari sudut pandang mana anda melihat keduanya. Seorang pakar kartu kredit, Roy Shakti, dalam bukunya yang berjudul “Credit Card Revolution” berusaha menjelaskan kapan saat terbaik menggunakan kartu kredit atau KTA.



Kartu kredit sesuai bagi mereka yang ingin memulai bisnis. Hal ini dikarenakan kartu kredit bersifat efisien dan fleksibel. Dalam berbisnis, menurut Roy Shakti kita hanya perlu untuk menngunakan uang seperlunya saja. Dan kartu kredit mampu mengakomodasi hal tersebut. Selain itu anda bisa menyesuaikan cicilan tagihan anda berdasarkan kemampuan, misal: minimal payment atau full payment.

Sedangkan KTA lebih baik bagi mereka yang ingin mengembangkan usahanya. Ketika bisnis anda sudah stabil, anda tentu menambah pemasukan dengan memperluas jaringan usaha anda. Nah, dengan KTa anda bisa mengakomodir proses ini. Masalh besaran bunga yang harus dibayar secara tetap, bukanlah menjadi masalah asalkan anda tetap bisa menjaga cash flow anda.

Nah, itu tadi perbedaan antara kartu kredit dan KTA. Jika and ingin mengetahui lebih dalam tentang hal ini, sebaiknya anda bisa membeli secara langsung buku “CreditCard Revolution” karangan Roy Shakti. Anda bisa membelinya di Gramedia atau hubungi 0857 3366 7788.

Senin, 28 Mei 2012

KOMUNITAS PENGGUNA KARTU KREDIT TERBESAR DI INDONESIA


BERGABUNGLAH DENGAN KOMUNITAS PENGGUNA KARTU KREDIT TERBESAR DI INDONESIA CREDIT CARD REVOLUTION
“Sudah bukan jaman nya lagi kita gunakan kartu kredit untuk konsumtif , dengan bergabung bersama KomunitasCredit card Revolution  anda akan bisa menggunakan kartu kredit anda sebagai perisai bisnis dan keluarga anda, modal bisnis, serta teknik kaya cepat dengan kartu kredit”
Jika anda terjerat kartu kredit itu bukan salah anda, karena Bank tidak pernah mengedukasi kita bagaimana cara mengelolah nya
Permainan kartu kredit hampir sama seperti kita mengendarai mobil, selain ada tombol2 pengendali mobil, kita juga harus tahu aturan lalu lintasnya
Kartu kredit pun demikian ada “tombol pengendali” serta ada “aturan main nya’” juga. Memakai  nya tanpa mengerti tombol2 dan aturan nya sama dengan ”BUNUH DIRI”
Untuk belajar mengendarai mobil kita tidak bisa belajar hanya dengan membaca buku saja, kita perlu pelatihan kursus mengendarai mobil beserta seorang instruktur yang berpengalaman untuk mengajari anda, bukan instruktur yang tidak berpegalaman, ataupun instruktur gadungan
Sama juga di kartu kredit, belajar dari buku atau E-Book anda hanya sekedar TAHU saja tanpa pemahaman yang dalam
itulah kenapa walau anda sudah baca buku, atau E-Book kartu kredit yang beredar hidup anda masih biasa biasa saja
Anda adalah SPECIAL ! bukan barang percobaan, jadi anda perlu Instruktur yang terbaik di bidang nya  di Workshop CREDIT CARD REVOLUTION anda akan di ajarkan oleh instruktur kartu kredit TERBAIK DI INDONESIA
ROY SHAKTI adalah seorang Pakar Kartu Kredit No 1 Di Indonesia, penulis buku BEST SELLER “Credit card Revolution” dan yang terpenting Beliau adalah seorang pebisnis yang semua bisnis nya di mulai dengan modal KARTU KREDIT. Bisnis yang di geluti mulai dari Manufacturing, Distributor, Toko, Restauran, CafĂ©, Lembaga Pendidikan dan Penginapan yang sampai sekarang masih berjalan lancar
“Mengajari anda mendapatkan kartu kredit 1Milyar dalam waktu singkat tanpa mengajari anda aturan aturan yang lain hanya akan MENJERUMUSKAN ANDA!”
Workshop CREDIT CARD REVOLUTION adalah pelatihan bisnis yang paling cepat berkembang di INDONESIA dalam waktu 2 Tahun sudah mencapai 80 Angkatan di Seluruh Indonesia mulai MEDAN hingga MENADO dan sekitar 2800 alumni lulusan CREDIT CARD REVOLUTION
Komunitas Credit Card Revolution terkoneksi dalam suatu forum khusus, di mana alumninya terdapat dari berbagai macam profesi, mulai dari pejabat, pengusaha, perbankan,  hingga teman teman dari kalangan pengacara dan LPK
“JANGAN HIDUP DALAM MIMPI ORANG LAIN, HIDUP LAH DALAM MIMPI ANDA SENDIRI” di Workshop ini kami tidak mengajak anda untuk ikut MLM, money game, atau menawarkan produk2 kartu kredit. Di sini kami memberikan 100% trik dan strategi bisnis dan kartu kredit yang mudah di aplikasikan berdasarkan pengalaman  Roy Shakti dan 2800 Alumni nya
Dengan bergabung dengan kami maka anda tidak hanya mendapatkan ilmu saja tetapi juga komunitasnya, yang terpentng ketka anda mengalami segala bentuk masalah dengan Hutang anda anda sudah tahu mau kemana dan betanya kepada siapa
Cek Jadwal Seminar “Kaya Modal kartu kredit “ di kota terdekat anda